Maka lahirlah Indonesia dari Rahim Umat Islam

Gambar Hanya Ilustrasi


Dorongan apa yang menginspirasi masyarakat Nusantara berjuang melawan penjajah dan meraih kemerdekaan? Nasionalisme? Indonesia saja belum lahir sebagai sebuah Negara. Kebangsaan? NKRI saja lahir sesudah kemerdekaan, sebelumnya nusantara raya tidak dikenal sebagai sebuah bangsa.

Lantas, dorongan apa? Dorongan JIHAD.  Jihad fi Sabilillah

Keyakinan yang dikenal oleh manusia nusantara sebelum kemerdekaan dari Sabang sampai Merauke adalah ISLAM sebagai agama yang dipeluk oleh masyarakat melayu nusantara saat itu. Dan ISLAM ini menyerukan jihad fi sabilillah sebagai agama kemanusiaan yang anti penjajahan kafir.

Jadi, motivasi perjuangan rakyat 'Indonesia' waktu itu bukan nasionalisme bukan pula kebangsaan. Melainkan semangat membela dan mempertahkan aqidah ISLAM dari rongrongan penjajah yang membawa misi penyebaran agama bathil yakni KRISTEN: Gold, Glory, GOSPEL.

Karena Islam dipeluk secara merata oleh masyarakata Nusantara dari ujung ke ujung. Dari Aceh sampai Nur Waar (Papua). Karena pula Islam mencintai dan menyukai persatuan dan kesatuan. Maka bersatulah mereka dalam kesamaan aqidah mewujudkan negara bangsa Indonesia Raya. Dan atas peran Partai Islam MASYUMI terwujudlah Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah itu.

Oleh karena itu, atas perjuangan mujahid kemerdekaan; para Kyai, Ulama, Imam, Tengku, Ustadz, santri dan kaum muslimin terwujudlah Indonesia merdeka atas berkat rahmat Allah sebagaimana yang tercantum dalam Muqaddimah UUD 1945.

Marilah kita mensyukuri nikmat kemerdekaan dengan cara yang benar. Yakni menggunakan nikmat itu sesuai dengan keinginan DZAT Pemberi nikmat, Allah Tabaroka wa Ta'ala. Allah menginginkan kita hidup dengan menjalankan Islam. Maka Islam-kan negeri ini sesuai dengan cita-cita perjuangan para pendahulu kita.


Postingan populer dari blog ini

Pendidikan Islam Integral

Al-Ghazali dan Perang Salib

Keprihatinan Seorang Natsir