Standar Kebenaran Agama
![]() |
| Gambar Hanya Ilustrasi |
“Sebagai Muslim saya yakin bahwa Nabi Isa tidak mati di tiang salib (QS 4:157). Tetapi, saya tidak boleh menyalahkan pendapat agama lain yang menyatakan bahwa Nabi Isa mati di tiang salib. Sebab, masing-masing agama memiliki standar kebenaran sendiri-sendiri.” Benarkah?
Allah adalah Dzat
yang Maha Benar, dan Yang Maha Benar lebih patut dipercayai daripada pendapat
siapapun. Allah berfirman : "Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak
(pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan
dengan Isa bagi mereka. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa
kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."
Dan kita tidak
sedang ikut memperdebatkan apakah Isa/ Yesus itu benarkah yang disalib atau
bukan. Kita sedang memahami dan meyakini bahwa Isa tidak mati di tiang salib
sebagaimana dikatakan Allah yang Maha Benar. Sementara oleh kaum Yahudi yang
menyalib 'Isa' waktu itu dianggap Isa mati di tiang itu. Dan ini yang dianggap
sebagai kebenaran oleh kalangan Yahudi maupun Nasrani in majority.
Secara of out
tex, sebenarnya mudah dipahami bahwa dengan itu yang disalib memang bukan Nabi
Isa. Apakah itu Yudas atau bukan, bisa kita bahas di forum lain. Hanya di sini
saya meyakini bahwa Nabi Isa tidak mati di tiang salib dan pendapat agama lain
yang menyatakan Isa mati di tiang salib adalah Keliru.
