Tuhan Memandang Semua Sama?
| Gambar Hanya Ilustrasi |
“Umat Islam harus menjadi rahmat bagi seluruh alam, sebab derajat manusia adalah sama di hadapan Tuhan; dan Islam memandang semua manusia adalah makhluk Tuhan sehingga tidak boleh membeda-bedakan manusia berdasarkan ras, bangsa, suku, atau agama.” Benarkah?
Pernyataan di
atas jelas keliru, sebab Allah Membedakan manusia berdasarkan Agama. Al-Quran
jelas menyebut orang mukmin sebagai ”khairul bariyyah” (sebaik-baik makhluk),
sedangkan orang kafir disebut ”syarrul bariyyah” (seburuk-buruk makhluk).
Bahkan, al-Quran juga tidak menyetarakan antara orang shaleh dengan orang jahat
(fasik). Orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang taqwa. Maka,
Islam punya konsep kesetaraan sendiri yang jelas berbeda dengan konsep
kesetaraan kaum Pluralis Agama."